PONTIANAK- Bimbingan Masyarakat Kristen pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan sebagian tugas pokok Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dengan mengacu pada kebijaksanaan yang ditetapkan Kementerian Agama Republik Indonesia. Salah satu tugas pokok tersebut menyangkut pembinaan penyuluh agama di lingkungan Bimas Kristen pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.

Salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas tersebut, Bimas Kristen Kanwil Kemenag Kalbar menyelenggarakan Pembinaan Penyuluh Agama Kristen se-Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2016, yang dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Borneo, Jalan Merdeka Barat Nomor 248 Pontianak.

Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Senin, 25 Juli 2016 dengan Ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Burtono, S.Th, MM. Sedangkan acara pembukaan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Drs. Yohanes Kalvin Pietter, M.Si selaku Pembimas Kristen Provinsi Kalimantan Barat, sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat oleh Drs. H. Syahrul Yadi, M.Si, sambutan dan pembukaan secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia DR. Oditha Rintana Hutabarat, M.Th serta doa yang dipimpin oleh Pdt. Max L. Torondek, S.Th.

Pembinaan dengan tema Profesionalitas Penyuluh Agama Kristen Menghadapi Era Teknologi ini diikuti oleh 60 penyuluh agama Kristen dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Peserta akan dibekali dengan pemaparan materi oleh para narasumber dari Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, Biro Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Barat, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat serta Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini seperti yang dipaparkan oleh panitia pelaksana kegiatan adalah sebagai sarana untuk menyampaikan informasi terkini kepada peserta sebagai bahan dalam memberikan pembinaan kepada umat, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Penyuluh Agama Kristen dalam melaksanakan tugasnya serta diharapkan dapat meningkatkan wawasan Penyuluh Agama Kristen dalam upaya peningkatan mutu pelayanan.

(RF_BImas Kristen)

307
DIBACA