Singkawang. Dalam rangka menekan penyebarluasan Covid-19 dengan varian baru yang semakin tidak terkendali dan mendukung kebijakan pemerintah melalui program pengetatan Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang memberlakukan sistem kerja Pegawai Aparatur Sipil Negera melalui penerapan Work from Office (WFO) sebanyak 25% dan Work from Home (WFH) sebanyak 75% dari jumlah ASN di lingkungan Kankemenag Kota Singkawang terhitung mulai tanggal 12 Juli sampai dengan 20 Juli 2021.

Menurut Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Azhari, S.Ag, M.Si, kebijakan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2021 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN Kementerian Agama pada masa PPKM Darurat Virus Covid-19 dan SK Walikota Singkawang tentang PPKM Berbasis Mikro.

“Penerapan kebijakan pemerintah ini kita lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin tidak terkendali di Kota Singkawang dengan tetap mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat. Sebanyak 25% ASN tetap berada di kantor guna terlaksananya pelayanan kepada masyarakat. Bagi ASN yang WFH agar senantiasa siap dipanggil sewaktu-waktu oleh atasan apabila diperlukan.” ujarnya. Azhari mengingatkan kepada ASN yang WFH bahwa Work from Home bukan berarti tidak bekerja. “ASN yang WFH tetap bekerja dengan membuat catatan kinerja harian sebagaimana mestinya dan melaporkan kepada atasan setiap akhir minggu kerja.” Pungkasnya.(DH/skw)