Pontianak-Inmas. Pada Senin Siang (4/3/2019) Kanwil Kemenag Kalbar menggelar Rapat Koordinasi Penetapan Kuota Haji Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat tahun 2019 di Aula 2 Kanwil Kemenag Prov. Kalbar. Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda penting Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebagai persiapan penyelengaraan Haji tahun 2019.

Kegiatan Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh 45 orang peserta dari Kantor Kemenag Kabupaten Kota yang terdiri dari seluruh Kakankemenag dan Kasi/Penyelenggara Haji dan Umrah, serta Pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Barat. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kakanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Ridwansyah, M.Si, dan Kabag Agama Biro Kesra Gubernur Kalbar.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kalbar H. Mi’rad, S.Ag, menyatakan bahwa Kuota jamaah haji Kalimantan Barat pada tahun ini telah ditetapkan sebanyak 2510 jamaah. Namun dari jumlah tersebut belum terbagi kepada masing-masing daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat.

Oleh karena itu beliau menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 dan menetapkan jumlah Kuota Haji Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat Tahun 2019.

"Agenda pokokyang dibahas dalam acara ini adalah membahas tentang penetapan Kuota Haji tahun 2019 dan membahas segala permasalahan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018," jelasnya.

Kegiatan Rakor Kuota Haji tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Ridwansyah, M.Si. Dalam arahannya H. Ridwansyah menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan salah satu amanah undang-undang untuk dilaksanakan oleh pemerintah, oleh karena itu penyelenggaraan Ibadah haji ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk melaksanakannya.

"Kendati sebenarnya penyelenggaraan ibadah haji bersifat lintas kementerian, namun karena posisinya sebagai top leader dalam proses penyelenggaraannya maka akan segala harapan akan terarah kepada Kementerian Agama," jelas Ridwansyah.

Lebih lanjut Ridwansyah menjelaskan bahwa manajemen penyelenggaraan ibadah haji meliputi perencanaan dan kebijakan yang telah ditetapkan sejak pendaftaran, pembiayaan, penyiapan akomodasi baik pemondokan maupun katering, penyiapan transportasi haji pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji, pengelompokan, pelaksanaan bimbingan dan manasik, penyelesaian dokumen dan paspor haji, pemvisaan serta penyiapan sumber daya pendukung dan pelaksana operasional haji.

Pelaksanan Rapat penetapan kuota Haji Kabupaten Kota dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Kalbar dalam rapat tersebut tidak banyak perdebatan karena permasalahan yang dihadapi dari tahun ketahun relatif sama. Sehingga pelaksanaan rapat berjalan dengan singkat tertib, aman dan lancar.

Dari hasil musyawarah singkat tersebut disepakati bahwa Kuota haji Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat Tahun 2019 sebagai berikut yaitu Kota Pontianak 619, Kota singkawang 110, Kab. Mempawah 179, Kab. Kubu Raya 307, Kab. Sambas 316, Kab. Bengkayang 63, Kab. Landak 53, Kab. Sanggau 110, Kab. Sekadau 61, Kab. Melawi 101, Kab. Sintang 138, Kab. Ketapang 249, Kab. Kayong Utara 74 dan Kab. Kapuas Hulu 130 sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 2510. (Ir-One).