Pengajian Gabungan Majelis Talim se-Kecamatan Sukadana putaran ke-4, minggu 30 Agustus 2015 dilaksanakan di Desa Riam Berasap Jaya / Majelis Talim Ad-Dhiniyah Kabupaten Kayong Utara. Tidak seperti biasanya pengajian gabungan kali ini diikuti oleh 20 Majelis Talim.

Alhamdulillah dari putaran pertama hingga putaran ke 4 ini ada 4 Majelis Talim baru yang terbentuk, yakni Majelis Talim Ad-Dhiyah 2 desa riam Berasap, Majelis Talim Al-Istiqomah 2 Desa Pangkalan Buton, Majelis Talim Al-Ihklas Tanjung Gunung dan Majelis Talim Nurul Jannah 2 desa Harapan Mulia.

Pengajian Gabungan ini juga dihari para Muspika kecamatan, tokoh agama dan masyarakat, dari Kecamatan di Hadiri oleh Sekcam Sukadana bapak Sarwo, dalam sambutannya beliau juga menginginkan adanya Majelis Talim Bapak-Bapak, diharapkan seluruh kepala Desa Juga diundang, dan kepada seluruh Majelis Talim agar tetap istiqomah dan terus berbuat untuk umat.

Pengajian ini diisi oleh penceramah dari Kabupaten yakni Ust. Eko Siswanto, S.Pd.I yang merupakan salah guru Tsanawiyah Negeri Simpang Hilir, dalam ceramahnya beliau mengatakan bahwa dosa kita ada dua yakni dosa kepada Allah dan dosa kepada sesama manusia.

Dosa kepada Allah bisa diampunkan jika kita bertaubat dan memohon ampun kepadaNya, namun dosa kepada manusia akan diampunkan Allah jikalau orang yang bersangkutan mengampunkan dosa kita, oleh karenya dalam kesempatan yang berbahagia ini mari kita merenungkan dan mengingat dosa-dosa kita kepada saudara-saudara kita, kedua mari kita datangi mereka dan meminta maaf kepada mereka.

Dalam bergaul tentunya tidak ada manusia yang tidak pernah salah, ketika ada saudara kita yang berbuat salah maka tulislah kesalahan diatas pasir, dan biarkan ombak yang akan menghapusnya, dan ketika ada orang yang berbuat baik kepada kita tulislah kebaikannya di atas batu.

Artinya setiap kesalahan orang kepada kita lupakan, hapuslah seperti pasir yang sapu ombak, dan ketika orang yang berbuat baik kenanglah untuk selama-lamanya, niscaya kita tidak akan menjadi orang yang pendendam yang akan membawa kita kepada kesengsaraan di dunia maupun akhir.

Demikian beberapa penggalan isi ceramah yang disampaikan. Setelah pengajian dilaksanakan, seperti biasa diadakan infaq keliling, yang mana nantinya hasil dari infaq tersebut akan digunakan untuk anggota Majelis Talim yang berada pada ekonomi lemah, yang dibantu berupa modal usaha, yang nantinya diharapkan agar semua anggota Majelis Talim bisa sejahtera lahir dan bathinnya.

( Sudirmansyah, S.HI, / Penyuluh Agama Islam ).