Kemenag@Kalbar. Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Agama pada bidang Perwakafan adalah meningkatkan dan memberdayakan Wakaf Produktif. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kalbar Kaharuddin, S.Ag saat memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bagi Nazhir, di Hotel Neo Pontianak, (24-25/11/2020).

“Wakaf Produktif merupakan salah satu instrumen penunjang dalam membangun terobosan-terobosan wakaf yang lebih modern dan menghasilkan manfaat bagi umat” jelas Kaharuddin kepada 20 peserta Nazhir dan tokoh pegiat wakaf di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Kaharuddin berharap agar Nazhir berperan aktif dalam penyelenggaraan perwakafan, sehingga peserta yang ikut dalam pembinaan ini dapat terus menjaga perkembangan informasi teknologi tentang perwakafan yang lebih modern untuk lebih produktif serta ikut berperan aktif dalam pembangunan cita-cita bangsa Indonesia.

Kaharuddin menambahkan bagian-bagian penting dari konsep pemberdayaan wakaf produktif secara umum antara lain meningkatkan ilmu tentang perwakafan yang lebih produktif,pemahaman serta meningkatkan kemampuan pengelolaan wakaf melalui pola managemen modern terkait wakaf.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan SKKNI Bagi Nazhir ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan para Nazhir dalam pengelolaan wakaf dilingkungan wilayah masing-masing” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Kaharuddin mengingatkan bahwa Nazhir hendaknya memahami perannya yaitu: Pertama: Menjadi fasilitator umat dalam menghayati, mengkaji dan mengamalkan ajaran agama Islam, Kedua: Memberikan wadah pengembangan pemikiran agama Islam bagi narasumber sehingga bisa difahami secara cerdas dan tepat oleh umat.

Ketiga: Mengembangkan potensi pengurus dan anggotanya dalam bidang social dan ekonomi umat. Keempat: Membina dan mendorong umat dalam menjaga amanah harta wakaf dalam masyarakat. Kelima: Meningkatkan Wakaf menjadi lebih produktif yang lebih mumpuni dan handal. (Ir).