Mempawah. Dalam Rangka Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tanggal 22 Oktober 2020, Kementerian Agama Kabupaten Mempawah undang seluruh Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Mempawah dalam silaturrahim dan Sarasehan di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah pada senin 22 Oktober 2020.

Pelaksanaan Sarasehan dan Silaturrahim ini juga melibatkan Pemeritah Kabupaten Mempawah yang dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah, H. Muhammad Pagi, S.H.I. MM, Kepala Kementerian Agama, H. Mi’rad, S.Ag, Kasi PD Pontren, Mulyadi, S.Pd.I, Ketua Rois Syuriah NU Kabupaten Mempawah KH. Muhajir Alwi, S.Pd.I, Ketua MUI Kabupaten Mempawah, KH. Thusirana Rasid, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se Kabupaten Mempawah, Ustadz Sulhan, S.Ag beserta beberapa pimpinann Pondok Pesantren se Kabupaten Mempawah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah banyak menyampaikan hal penting tentang pondok pesantren dalam kaitannya dengan kontribusi santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indosenia.

Dalam kesempatan itu dirinya juga menceritakan tentang peran penting para kiayi dalam berdakwah, menanamkan nilai-nilai keagamaan dan ke Indonesiaan terhadap masyarakat.

Selain itu, Mi’rad juga sampaikan terkait penggunaan Bantuan Operasional (BOP) yang di berikan langsung oleh Kementerian Agama pusat kepada Pondok Pesantren di Kabupaten Mempawah.

Ia pun berharap agar dana BOP dapat digunakan sebagaimana mestinya. Berkaitan dengan BOP sesuai juknisnya, maka dana harus digunakan untuk pencegahan penularan Covid-19 dilingkungan Pondok Pesantren.

"Pondok pesantren yang telah menerima bantuan BOP dari kementerian agama pusat, agar dipergunakan sebaik mungkin, ikuti juknis penggunaan dana tersebut dengan sesuai ketentuan yang berlaku" tegas Mi'rad.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mempawah KH. Tusirana Rasid dalam sambutannya sampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah Daerah dan Kementerian Agama yang telah menyelenggarakan kegiatan sarasehan dan silaturrahim Pemda, Kemenag dan Para Pimpinan Pondok Pesantren Se-Kabupaten Mempawah.

Menurutnya hal ini sangat penting dilakukan demi menjalin silaturahmi antar pimpinan pondok pesantren dan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Rois Syuriah NU Kabupaten Mempawah KH. Muhajir Alwi, dalam kesempatan itu dirinya mengatakan bahwa sarasehan merupakan wadah komunikasi para ulama’, maka dari itu menjadikan wadah ini sebagai tempat mempererat tali pemersatu antar sesama.

Lebih dalam dari itu, dirinya juga mengajak untuk terus menjadi patokan bagi masyarakat, menjadi pemimpin bagi masyarakat terutama bagi diri sendiri.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Mempawah H. Muhammad Pagi, S.HI, MM memyambut baik kegiatan sarasehan dan silaturrahim peringati HSN 2020 yang dilaksanakan di Kantor Kemeneterian Agama Kabupaten Mempawah. ia mengatakan walaupun acara ini terlaksana dengan sederhana namun tidak mengurangi rasa semangat dan antusias para kiayi dan santri dalam memperingati hari santri nasional tersebut.

"Acara ini hendaknya akan dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kiayi dan santri se kabupaten mempawah, namun dikarenakan pandemi covid-19 belum berakhir, terpaksan kita laksankan secara sederhana seperti saat sekarang ini" terang Muhammad Pagi.

Dirinya juga menegaskan Pemda Kabupaten mempawah senantiasa berkomitmen untuk memperhatikan Pondok Pesantren, karena dalam sejarah perjalanan bangsa ini santri mempunyai peran besar dalam memanjukan Indonesia dan Kabupaten Mempawah pada Khususnya. (Salihin_Mpw)