Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sekadau Chairuddin, S.Kom ngobrol santai seputar permasalahan Haji & Umrah di Hotel Mahkota Pontianak, Sabtu 28 Oktober 2020. Kegiatan yang dilaksanakan PHU Kanwil Kemenag Kalbar mengambil tema Jamarah atau Jagong Masalah Umrah dan Haji.

Ditemui di Kemenag Sekadau, Selasa (3/11) Chairuddin menjelaskan Ibadah Haji dan Umrah dilaksanakan mengacu kepada UU RI Nomor 8/2019 yang merupakan perubahan dari UU No 13/2008. Disamping itu pelaksanaan juga mengacu pada Ta’lima xxtul Hajj (Peraturan pemerintah Arab Saudi).

Penyelenggaraan haji dan umrah untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan bagi jamaah haji dan umrah sehingga dapat melaksanakan ibadahnya sesuai dengan ketentuan syari’atnya.

Pandemi Covid 19 yang melanda dunia berdampak Penutupan Layanan Haji dan Umrah sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan. Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Haji 1441 H/2020 M di Tunda Keberangkatannya.

Pembatalan tersebut sangat berdampak pada aspek pembinaan, pelayanan dan perlindungan, sehingga perlu ditetapkan kebijakan supaya tidak terjadi silang pendapat, memberikan kepastian hukum bagi jamaah dan petugas dan menjadikan panduan bagi pihak-pihak terkait,"kata Chairudin.

Ngobrol santai yang berlangsung seharian tersebut dibuka Ka.Kanwil Kemenag Kalbar Drs.H.Ridwansyah, M.Si dengan pembicara Plt.Dirjen PHU Kemenag RI Oman Faturahman. Turut hadir Kabid PHU Kanwil Kemenag Kalbar H.Darohman, S.Ag,M.Si bersama Kepala Kantor Kemenag dan Kasi Penyelenggara Kemenag Kabupaten/Kota se-Kalbar. (Andre)