Singkawang. Menyikapi kondisi pandemi yang berkepanjangan, bahkan sempat menempatkan kota singkawang pada Zona Merah yang memaksa diterapkan PPKM Darurat per Juli 2021, maka timbul rasa kepedeluan bagi lembaga lembaga Kristiani untuk melakukan aksi peduli dan edukasi masyarakat terutama umat Kristen/ Gereja-gereja di Kota Singkawang.

PIKI (Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia), GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) dan LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah kota Singkawang) berinisiatif untuk melakukan aksi 50.000 Masker untuk Kota Singkawang..

I Putu Yayan Charles, S. Th ( pengawas pendidikan Agama Kristen ) dan Liu Siang Ha, S. Th. (Penyuluh Agama Kristen) dari Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang sangat mendukung Gerakan aksi ini untuk dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian dan mengedukasi umat tentang pentingnya protokol ketat kesehatan dimasa pandemi Covid-19, dimana penggunaan masker adalah salah satu diantaranya selain menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memenjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M). Hal ini sesuai dengan anjuran prokes dari Pemerintah.

Aksi ini merupakan aksi swadaya yang tentu sangat mengharapkan peran serta masyarakat berupa sumbangan pengadaan masker dan relawan aksi pendistribusian masker.

Sebagai aksi pertama, Sabtu 17 Juli 2021, dilakukan aksi pendipendistribudian masker ke wilayah Singkawang Timur. Ketua Tim Fredrik MH. Situmeang S.Kom, Mengharapkan dalam waktu dekat akan dilanjutkan ke wilayah lain kota Singkawang. Gereja harus mampu membina umat untuk menerapkan prokes secara maksimal. (Putu/skw)