SINGKAWANG. Hari terakhir proses pelaksanaan belajar mengajar pada semester ganjil di Pondok Pesantren Ushuluddin Singkawang dilaksanakan kegiatan Pentas Seni pada Kamis (18/12) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman pesantren Ushuluddin ini dilaksanakan sebelum santri-santriwati menerima raport. Berbagai kreasi seni ditampilkan santri-santriwati mulai dari tingkat Raudhatul Athfal (TK), MI, MTs dan Madrasah Aliyah.

Kreativitas santri-santriwati dalam bidang seni ini disaksikan oleh seluruh santri-santriwati, para guru dan orangtua santri. Yang membuat terlihat lucu dan asyik ketika penampilan santri-santriwati tingkat Raudhatul Athfal (TK) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ushuluddin tampil.

Dengan aneka kostum menarik, sembari diiringi musik, anak-anak usia 5-10 tahun tersebut berlenggak-lenggok di atas panggung sambil mengikuti iramanya. Ada yang sesuai dengan musik, tapi ada juga yang menari sesuka hati.

Semuanya tampak ceria saat mereka beraksi di hadapan orangtua dan para gurunya. Pimpinan Pondok Pesantren Ushuluddin H.B Rasnie, BA mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kreativitas santri-santriwati lewat sebuah pertunjukkan seni.

Tentunya sebuah kegiatan positif sesuai dengan ajaran Agama Islam. "Paling penting untuk menggali potensi para santri-santriwati di bidang seni, tetapi penampilannya harus sopan dan bijak," ujarnya. Dikatakan Rasnie bahwa kegiatan pentas seni ini dilakukan sebelum santri-santriwati menerima raport.

Pagi harinya dilaksanakan pentas seni, kemudian siangnya setelah kegiatan pentas seni, dibagikan raport hasil belajar mereka selama satu semester, ujarnya. H. Abu Bakar orangtua dari Nadin santri kelas III (tiga) MI Ushuluddin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan sangat gembira mengikuti kegiatan semacam ini.

Acaranya sangat mengasyikan dan dapat mengembangkan bakat dan kreativitas santri, kata Abu yang juga Anggota DPRD Kab Sambas ini. (Miftah)