MEMPAWAH: Dalam rangka pelaksanaan DIPA pada Satker 03 Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Seksi Bimas Islam menyelenggarakan kegiatan Rakor Bimbingan Masyarakat Islam di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten mempawah, Rabu (21/05/15).

Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga selesai, dan dibuka langsung oleh PLH Kepala Kamaludin, S.Pd.I selaku Kasubag Tata Usaha dan dihadiri oleh peserta sebanyak 20 orang, dengan rincian Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Mempawah sebanyak 7 orang, Penghulu Fungsional sebanyak 5 orang, Penyelenggara Syariah sebanyak 1 orang, dan usur dari Seksi Bimas Islam sebanyk 7 orang.

Saat menyampaikan laporan H. Yusman memaparkan bahwa KUA Kecamatan adalah instansi Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, otomatis menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama di masyarakat.

dalam menghadapi era globalisasi di berbagai bidang, KUA dituntut untuk mengembangkan profesionalismenya, dikarenakan problematika yang muncul pada saat ini semakin rumit dan beraneka ragam, sehingga upaya penanganannya pun harus diiringi dengan meningkatkan metode dan materinya, agar setiap permasalahan yang timbul dapat diatasi, terang H. Yusman di saat menyampaikan laporan selaku ketua panitia kegiatan.

Yusman juga memaparkan ada beberapa macam bentuk layanan, bimbingan dan pembinaan di bidang kepenghuluan yang harus dibenahi saat ini seperti, pembinaan SDM penghulu, peningkatan kualitas kompetensi penghulu, pembinaan mentalitas dan penguasaan keterampilan materi subtantif kepenghuluan. Pembinaan keluarga sakinah juga menjadi hal yang terpenting untuk di sosialisasikan dan dilaksanakan yang meliputi, pembinaan keluarga sakinah teladan, penyelenggaraan kursus pranikah, pembinaan remaja usia nikah, pelayanan penasihatan perkawinan, melakukan kerja sama dengan lembaga penyelenggara kursus pranikah, dan melakukan pembinaan terhadap BP-4.

PLH Kepala Kamaludin mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir agar senantiasa melakukan konsultasi serta berkoordinasi kepada atasan masing-masing agar tidak terjadi perbedaan persepsi dalam melaksanakan tugas sehari-hari, mulai dari Kepala KUA, para Penghulu Fungsional, dan Penyelenggara.

Beliau juga mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir agar senantiasa berpedoman kepada aturan ada, sehingga kedepannya pelayanan administrasi NR dan Penghulu Fungsional semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (rudi/mpw).