SINGKAWANG, Rabu 30 Maret 2016 Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang mengadakan Rakor Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah. Peserta terdiri para camat pada 5 kecamatan yaitu Singkawang Tengah, Barat, Timur, selatan dan Utara, serta para fungsional umum dan penghulu di KUA kecamatan se-Kota Singkawang. Adapun narasumber selain dari Kemenag dihadiri pula dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkot Singkawang.

Pada Rakor tersebut yang menjadi topik utama adalah tentang pencatatan nikah pada Dinas Dukcapil yang perlu disingkronisasikan dengan simkah di Kemanag Kota Singkawang. Dalam sambutannya, Kapala Kantor Kemenag, H. Jawani mengatakan bahwa selama ini pasangan pengantin yang nikah melalui KUA belum tercatat di sistem Capil, kecuali yang membuat akta kawin/nikah melalui Capil. Dengan adanya singkronisasi sistem ini akan terdata dengan akurat.

Perlunya kerjasama kementerian pusat dan daerah dalam administrasi perkawinan khususnya merubah status belum kawin menjadi kawin atau janda/duda dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dan dokumen identitas penduduk lainnya. Hal ini untuk kepentingan pencatatan penduduk khususnya statusnya, demikian diungkap Heru, salah satu narasumber dari Dinas Dukcapil Pemkot Singkawang.

Diharapkan Rakor ini dapat dilakukan setiap tahunnya agar Ka.KUA dan Camat bahkan sampai ke Lurah dan RT terjalin kerjasama yang baik. Selama ini Lurah yang mengeluarkan Surat Keterangan Nikah dan penghulu KUA sebagai pengguna administrasi nikah jangan sampai terjadi miskomunikasi dan kesalahan data administrasi nikah. Singkronisasi data administrasi nikah perlu dijalin dan dijaga melalui Rakor Urais dan Binsyar setiap tahunnya.****

(Wiwiek Lestari, 30/3/16)