Kemenag@Kalbar. Menjelang dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha 1441 H (Rabu,29/7/2020) dimasa pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini, Kakanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Ridwansyah, M.Si mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat yang diberikan kemampuan untuk melaksanakan Ibadah Qurban. Yakni dengan menyisihkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada orang lain yang membutuhkan dengan menyembelih hewan Qurban sebagaimana perintah Allah SWT di dalam Q.S Al-Kautsar ayat 1-3.

Ridwansyah menjelaskan ditengah wabah pandemi ini, Ibadah Qurban akan lebih bermakna dan terasa bagi saudara-saudara kita yang lemah ekonominya. Qurban merupakan bukti kepekaan dan kepedulian  sosial masyarakat terhadap golongan masyarakat yang lemah. "Dengan berqurban, kita disadarkan bahwa harta yang kita miliki didunia ini bukanlah mutlak milik kita, tetapi hanya titipan dari Allah SWT yang didalamnya terdapat hak orang lain. Dan berqurban sebagai bentuk ketaqwaan kita mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Ridwansyah.

Selain itu Ridwansyah menegaskan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban harus dapat menyesuaikan tatanan kehidupan baru atau New Normal yang bertujuan untuk mencegah penularan covid-19. Menteri Agama telah menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk mempedomani panduan Ibadah Shalat Idul Adha dan Penyembelihan hewan qurban ditengah pandemi covid-19. Panduan itu tertuang dalam surat edaran nomor 18 tahun 2020. Ada dua hal pokok yang diatur dalam edaran ini, yaitu: Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban dapat dilaksanakan disemua daerah, kecuali pada tempat-tempat yang dianggap masih belum aman Covid-19 oleh Pemerintah Daerah/Gugus Tugas Daerah.

“Shalat Idul Adha boleh dilakukan di lapangan/Masjid/ruangan yang tetap menerapkan protokol kesehatan. Panitia diharuskan melakukan pembersihan dan Disinfeksi diarea tempat pelaksanaan dan menyediakan fasilitas cuci tangan/Sabun/hand sanitizer. Panitia juga diharapkan menyediakan alat pengecekan suhu badan untuk jamaah dipintu/jalur masuk. Pengaturan Shaf jamaah juga menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter. Pelaksanaan Shalat  Idul Adha agar dipersingkat waktunya tanpa mengurangi syarat dan rukunnya” jelas Ridwansyah saat rekaman dengan TVRI Kalbar bertempat di Aula 1 Kanwil Kemenag Kalbar.

Selanjutnya Ridwansyah menghimbau agar masyarakat membawa sajadah/alas shalat masing-masing dan menggunakan masker sejak keluar dari rumah dan selama berada diarea tempat pelaksanaan. Masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dan menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.untuk anak-anak dan lanjut Usia dihimbau untuk tidak mengikuti Shalat Idul Adha karena rentan tertular penyakit serta beresiko tinggi terhadap Covid-19.

“Untuk penyembelihan hewan qurban penyelenggaraannya harus tetap menerapkan jaga jarak Fisik (Physical Distanching), meliputi area pemotongan hewan qurban, kepadatan dilokasi penyembelihan dan pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan pencacahan dan pengemasan daging qurban. Pendistribusian daging hewan qurban dilakukan oleh panitia ke rumah masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa” imbuhnya.

Selain itu Ridwansyah juga berharap kepada panitia qurban agar menerapkan protokol kesehatan, bagi personal panitia yang terlibat dalam proses penyembelihan dengan melakukan pengukuran suhu tubuh, tetap menggunakan masker dan mengenakan baju yang berlengan panjang dan sarung tangan. Alat yang digunakan selama penyembelihan diharuskan dibersihkan dan dilakukan disinfeksi dan menerapkan 1 orang 1 alat.

Ridwansyah menambahkan dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban ini diharapkan kita semua tetap terjaga dan terhindar dari Covid-19. Akhirnya Kakanwil mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H, Semoga kita dapat meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS, putranya nabi Ismail AS dan Isterinya Siti Hajar dalam kehidupan sehari-hari” (Ir).