Usulan BLT Guru Non PNS Melalui Aplikasi Simpatika

Pengadministrasi Pendidikan Madrasah di Kemenag Sanggau Ab Rudiansyah menyampaikan bahwa sampai saat ini dirinya sudah melakukan  pendataan terhadap data guru Non PNS yang akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah

"Awal kita data dulu. Kemudian data diinput di aplikasi Simpatika. Jadi basic datanya adalah aplikasi simpatika. Ini sekaligus untuk mencegah adanya orang-orang yang tidak bertanggung jawab"kata Rudi usai apel pagi pada Selasa (6/10)

Qomar : Kemenag Akan Gelar Assesmen Kompetensi Guru

Pengawas Pendidikan Madrasah Kemenag Sanggau H. QOmar Laila,M.PdI menyampaikan bahwa akan dilakukan asesmen kompetensi guru madrasah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan pemetaan kemampuan guru madrasah dalam kegiatan pembelajaran

Hal ini dia sampaikan saat menjadi pembina apel pagi pada Selasa (6/10). QOmar menyampaikan bahwa assesmen ini bukan untuk fungsi punishment (hukuman)

Fasilitas Prokes Madrasah Sanggau Siap Untuk Belajar Luring

Pengawas Madrasah Tsanawiyah Kemenag Sanggau H Qomar Laila, MPdI menyampaikan bahwa saat ini fasilitas APD dan Prokes di semua Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Sanggau telah siap dan layak. Dengan kesiapan ini, artinya semua Mts baik negeri maupun swasta juga siap menggelar pembelajaran tatap muka apabila telah direkomendasikan oleh Gugus Tugas.

Hal ini disampaikan oleh Qomar saat menjadi pembina apel pagi pada Selasa (6/10).

Guru Madrasah Non PNS Akan Dapat BLT

Pemerintah merencanakan para Guru Madrasah Non PNS akan mendapatkan dana BLT (Bantuan Lansung Tunai). Dana tersebut sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap mereka . Hal ini disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sanggau Mustaan, S.Ag saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (5/10)

Mustaan menyampaikan bahwa hal ini berdasarkan surat dari Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov Kalbar.

Input Data Simpatika Guru Katolik Sanggau Sudah 70 Persen

Kegiatan input data guru agama Katolik saat ini sedang dilakukan oleh Penyelenggara Katolik Kemenag Sanggau. Operator SiMPATIKA Febrina Pandu nampak sangat serius berupaya menyelesaikan proses input ini

"Guru agama Katolik ini sekitar 643 orang. Baik itu yang PNS maupun Non PNS. Febrina sampai saat ini telah melakukan input sekita 400 guru agama Katolik. Ya berarti sekitar 70 persen data sudah diselesaikan" kata Penyelenggara Katolik Daniel,S.Pd saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (5/10)

Layanan Penyelenggara Katolik di Masa Pandemi

Penyelenggara Katolik Kemenag Sanggau Daniel, S.Pd menyampaikan bahwa di masa pandemi covid-19 saat ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Layanan kepada masyarakat tetap kita lakukan. Karena kita birokrat ini khan pelayan masyarakat" katanya.

Namun walaupun demikian, untuk menjamin bahwa semuanya bisa berjalan dengan aman, maka protokol kesehatan ia terapkan dengan ketat

BWI Sanggau Siap Dilantik

Badan Wakaf Sanggau telah mendapatkan SK dari Bupati. Susunan BWI Sanggau sudah disempurnakan dan siap untuk segera bekerja dan berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat Hal ini disampaikan oleh Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Sanggau Ayi Yusuf Muhidin, S.Ag saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (5/10)

Verifikasi Faktual Akreditasi Baznas Sanggau

Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Sanggau Ayi Yusuf, S.Ag melakukan  verifikasi faktual akreditasi Baznas Kabupaten Sanggau.  Akreditasi ini berguna untuk menetapkan status Baznas Sanggau dalam satu tahun ke depan.

"Tahun lalu Baznas Sanggau mendapatkan angka kredit C. Saat ini sedang diupayakan agar bisa mencapai level B. Sehingga muncul kepercayaan umat yang lebih baik" kata Ayi Yusuf di ruang kerjanya pada Senin (5/10)

Penyelenggara Kristen Lakukan Pendataan Rumah Ibadah

Penyelenggara Kristen Kemenag Sanggau Supriyadi,S.PAK nampak sangat serius mengerjakan tugas di meja kerjanya . Ternyata dirinya sedang melakukan kegiatan pendataan ulang rumah ibadah di Kabupaten Sanggau

"Ini sesuai dengan instruksi dari Bimas Kristen Kemenag RI. Kami diperintahkan untuk melakukan pendataan ulang rumah ibadah gereja di Kabupaten Sanggau. Kabupaten yang lain juga demikian"papar Supriyadi saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (5/10)

Halaman-halaman