SINGKAWANG. Kontingen Kote Singkawang berhasil meraih posisi kedua pada kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) VII Tingkat Propinsi Kalimantan Barat yang berlangsung 26 s/d 29 Juli 2016 yang dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama Propinsi Kalimantan Barat di Asrama Haji Pontianak. Kota Singkawang berhasil memperoleh total medali, 7 emas, 8 perak dan 1 perunggu. Sebagai juara umum pada Pospeda kali ini Kabupaten Mempawah.

Atlet Kota Singkawang yang berjumlah 30 orang mengikuti cabang olahraga dan seni terdiri dari, atletik lari, tolak peluru, lompat jauh, bulutangkis, tenis meja, pencak silat, pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, dan pidato Bahasa Indonesia.

Kasi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kota Singkawang Arnadi pada Sabtu(30/7) mengatakan keberhasilan Kota Singkawang meraih posisi kedua dalam Pospeda kali ini patut untuk disyukuri. Alhamdulillah, kita bersyukur Kota Singkawang berhasil meraih posisi kedua dalam Pospeda kali, dan bisa mengirimkan santri-santriwati terbaik dalam bidang olah raga dan seni dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Propinsi Banten pada bulan Oktober mendatang, ucapnya.

Arnadi mengharapkan atlet Kota Singkawang yang nanti akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada Pospenas yang berlangsung 22 - 27 Oktober 2016 di Provinsi Banten dapat berlatih lebih giat dan rutin sehingga dapat berprestasi di tingkat nasional. "Prestasi yang dicapai para atlet yang merupakan santri-santriwati pondok pesantren di Kota Singkawang sangat membanggakan, semoga tetap terus dipertahankan," kata Arnadi.

Adapun santri-santriwati dari Kota Singkawang yang berhasil meraih medali emas dan akan mewakili Kalimantan Barat pada Pospenas nanti yaitu cabang atletik lari 200 M putri atas nama Mamai Amalina, dari Pesantren Yasti, cabang pencak silat kelas A putri atas nama Riza Astriani, pencak silat kelas B putri atas nama Iga Mukti Febrianti, dan pencak silat kelas C putri atas nama Jaleha. Ketiganya merupakan santriwati dari Pesantren Yasti Singkawang. Selanjutnya pidato Bahasa Inggris putra atas nama Kukuh Aniantoka dari Pesantren Al-Fatah Singkawang. Kemudian pidato Bahasa Indonesia (putra) atas nama M. Umar Faqih, dan Pidato Bahasa Indonesia (putri) atas nama Dian Sari. Keduanya merupakan santri-santriwati Pesantren Ushuluddin Singkawang.

Dian Sari salah seorang peserta mengungkapkan rasa syukur bisa berhasil dalam Pospeda kali ini. Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa juara satu,karena peserta dari daerah lain juga tampil bagus-bagus. Mudah-mudahan pada Pospenas nanti bisa tampil maksimal, ucapnya. (Miftah)