SINGKAWANG. Dua orang santri-santriwati pondok pesantren ushuluddin Kota Singkawang kembali dinyatakan lulus dalam Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang dilaksanakan Direktorat PD Pontren Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Santri-santriwati yang dinyatakan lulus atas nama Yuliatik di jurusan Bimbingan dan Konseling Islam UIN Sunan Ampel Surabaya dan Zayed Arfayed Al-Zaiban di jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kepala Madrasah Aliyah Ushuluddin Kamal ketika dihubungi pada Kamis (26/5) mengungkapkan bahwa pengumuman kelulusan dia terima pada Kamis (26/6) pagi yang diumumkan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI melalui website. Alhamdulillah dua orang dari pesantren ushuluddin atas nama Yuliatik dinyatakan lulus di jurusan Bimbingan dan Konseling Islam UIN Sunan Ampel Surabaya dan Zayed Arfayed Al-Zaiban lulus di jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ucapnya.

Dijelaskan Kamal bahwa dalam seleksi secara nasional yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu pesantren ushuluddin mengutus 18 orang peserta, namun yang lolos dua orang. Kita bersyukur dan sangat bahagia santri dari pesantren ushuluddin bisa lulus beasiswa untuk masuk perguruan tinggi negeri dalam program PBSB Kementerian Agama.

Ini merupakan ketiga kalinya santri-santriwati Ushuluddin lolos dalam program PBSB. Sebelumnya, pada tahun 2014, sebanyak 3 orang santri kita juga lolos di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Jakarta, satu orang di jurusan pendidikan dokter dan dua orang di jurusan keperawatan. Tahun 2015 ada satu orang lagi, di jurusan Keperawatan UIN Jakarta. Alhamdulillah tahun ini lulus dua orang lagi di UIN Surabaya dan UIN Bandung, sebutnya.

Dijelaskan Kamal bahwa dalam program beasiswa santri ini seluruh biaya kuliah, biaya hidup dan biaya penginapan ditanggung oleh Kementerian Agama RI. Program ini hanya untuk siswa pada Madrasah Aliyah di bawah naungan pondok pesantren.

Ketika ditanya mengenai perasaannya bisa lulus di program beasiswa santri, Yuliatik merasa bahagia dan senang bisa lulus di UIN Sunan Ampel Surabaya. Tidak disangka bisa diterima. Alhamdulillah bisa lulus, senang dan bahagia, apalagi seluruh biaya selama kuliah ditanggung pemerintah, ungkapnya. (Miftah)