Pontianak - Ketua KPK adalah sebuah jabatan yang sangat penting, yang tidak sembarang orang bisa memangkunya. Tidak hanya penting, tapi juga "berbahaya", karena dengan menjadi ketua KPK akan ada banyak kasus korupsi yang melibatkan orang-orang kuat dan berpengaruh yang harus ditangani tanpa pilih bulu.

Orang-orang kuat dan berpengaruh yang terlibat kasus korupsi inilah yang memiliki kemungkinan akan menganggap KPK sebagai musuh, sehingga dengan kekuatan dan pengaruhnya, mereka bisa saja melakukan hal-hal yang bersifat ancaman bagi keselamatan ketua KPK dan para pimpinan yang lain bahkan anggota keluarganya.

Hari anti korupsi yang jatuh pada 9 Desember yang lalu diperingati sebagai hari anti korupsi sedunia. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pontianak mengadakan lomba essay writing dan poster yang bertemakan "Andai Aku Ketua KPK".

Antusiasme dari siswa-siswi MAN 3 Pontianak sangatlah tinggi ditunjukkan dengan banyaknya yang mengikuti lomba tersebut, dan pada 14 Januari 2020 diumumkanlah hasil lomba yang pemenangnya diambil dari 3 besar disetiap sekolah di Pontianak.

Untuk MAN 3 Pontianak, lomba essay writing dimenangkan oleh Amnizar Danu (1), Ade Irma (2) dan Nada Mawarni (3). Sedangkan untuk lomba poster dimenangkan oleh Naufal Fikri (1), Tri Purnomo (2) dan Wahablana (3). Kesemua peserta lomba yang memenangkan lomba tersebut mendapatkan hadiah berupa Thropy, Piagam penghargaan dan uang pembinaan dari kantor KPPN Kota Pontianak.(Pjm)