Kemenag@Kalbar. Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah dan Perayaan Natal dimasa Pandemi Covid-19 maka Kakanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Ridwansyah, M.Si memberikan arahan kepada Pimpinan Gereja agar disosialisasikan kepada umat Kristiani di Kalimantan Barat.

Sosialisasi dan penguatan pemahaman terhadap Surat Edaran Menag tersebut disampaikan oleh Ridwansyah pada kegiatan Dialog Aras Gereja Umat Kristiani yang di laksanakan di Aula Kanwil Kemenag Kalbar pada Kamis pagi, 10 Desember 2020.

Dalam arahannya Ridwansyah menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan seluruh warga negara Indonesia khususnya di Wilayah Kalimantan Barat merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan dalam menetapkan kebijakan penyelenggaraan kegiatan ibadah dan perayaan Natal di masa pandemi COVID-l9.

“Penerapan panduan ibadah dan perayaan Natal di masa pandemi COVID-l9 diharapkan dapat meminimalisir risiko akibat terjadinya kerumunan tanpa mengesampingkan aspek spiritualitas umat dalam melaksanakan ibadah dan perayaan Natal” katanya.

Lebih lanjut Ridwansyah menjelaskan bahwa terbitnya Surat edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa Pandemi COVID-19 sebagai perhatian Pemerintah terhadap umat beragama khususnya umat Kristiani yang akan menyelenggarakan ibadah dan perayaan Natal di rumah ibadah masing-masing dengan tetap mentaati protokol kesehatan.

“Dimasa Pandemi Covid-19, protokol kesehatan menjadi penting dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-l9 dan perlindungan masyarakat dari risiko ancaman dampaknya, sedangkan Rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19” imbuhnya. (Ir).