Seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) unsur pelaksana se Kota Pontianak mendapat sosialisasi tentang Penyakit Diabetes Mellitus (DM).

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Terpadu lantai 2, Jalan Sutoyo Pontianak, Jumat (13/3/2015). Acara yang digelar DWP Kota Pontianak tersebut menghadirkan Konsultan kesehatan, Bambang Priono, S.KM dari Yayasan Penanggulangan Diabetes Indonesia (YPDI).

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi. Terbukti dengan banyak pertanyaan yang disampaikan peserta ketika dibuka sesi tanya jawab. Dalam sosialisasi tersebut, Bambang menyampaikan bahwa Diabetes Mellitus (DM) atau dikenal dengan penyakit kencing manis adalah kondisi di mana tubuh seseorang mengalami gangguan dalam mengendalikan kadar glukosa darah.

Akibatnya, kadar glukosa darah meningkat (hiperglikemia) secara berkepanjangan (kronik). Penyakit tersebut terjadi karena kekurangan jumlah hormon insulin atau kurang sempurnanya kerja insulin, yaitu hormon yang bertugas membawa glukosa (gula) darah ke dalam sel untuk pembentukan energi.

Penyakit DM memiliki gejala antara lain, penderita sering buang air kecil terutama di malam hari lebih dari lima kali, sering atau cepat merasa haus dan lapar yang berlebihan, penurunan berat badan yang drastis dan tidak jelas penyebabnya, gampang lelah dan mudah mengantuk.

Jika gejala tersebut terjadi pada kita, maka berhati-hatilah. Segera periksakan diri ke dokter, nasihatnya kepada seluruh hadirin yang semuanya ibu-ibu. Dalam kesempatan tersebut, konsultan kesehatan YPDI ini juga menyampaikan tiga solusi sehat mencegah diabetes.

Pertama, jalankan pola hidup sehat (dengan berolahraga teratur, hindari stres dan istirahat yang cukup).

Kedua, mengatur pola makan sehat (antara lain dengan mengurangi makanan/minuman manis, mengurangi makanan mengandung lemak dan karbohidrat tinggi, menghindari makan malam di atas jam 08.00, serta memperbanyak makan sayur dan buah).

Ketiga, melakukan pemantauan melalui pemeriksaan secara berkala, serta bisa melakukan Imonodia (terapi diabetes). Tetapi untuk saat ini, imonodia masih terbilang relatif mahal, katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DW Kemenag Kota Pontianak, Hj. Ratna Iriani Jafar, SH serta beberapa pengurus DW, Ny. Sumiati (Sekretaris), Ny. Aisyah Musa, dan Ny. Melati Murni.*(Sumi/Ptk)