(Singkawang) Tugas serta pekerjaan rutin yang banyak dan terus bertambah, demi tercapainya kualitas terbaik dari kinerja para pegawai (ASN), tentunya juga akan menambah tingkat stres para pegawai tersebut. Walaupun setiap orang akan berbeda cara pengelolaan tingkat stresnya, namun rata-rata akan memilih refreshing sebagai salah satu sarana untuk mengurangi tingkat stresnya.

Sehingga muncul istilah kekinian anak muda akhir-akhir ini kurang piknik. Walaupun dari kamus slang arti dari istilah tersebut memiliki makna yang beda, namun secara harfiah memang ada hubungannya antar refreshing dan tingkat stres.

Bagi para pegawai Kankemenag Singkawang, sekarang sudah ada tempat untuk mengurangi stres di kantor. Ialah Taman Belakang Kankemenag. Walaupun tidak seluas pantai dan sedingin gunung, tapi taman yang didesain serupa bebatuan lengkap dengan air terjun minimalis yang mengeluarkan suara gemericik air, sehingga memberi kesan sejuk dan menenangkan bagi yang mendengarnya.

Ditambah lagi taman ini dinaungi oleh pohon mangga yang rimbun dan berada di sekitar tanaman-tanaman hijau yang menyejukkan mata. Berada di taman ini sejenak, sekadar untuk beristirahat sebentar dari tugas rutin dalam ruangan kerja, akan menstimulasi kembali dan merefresh semangat dalam diri, untuk kembali waras dalam bekerja.

Dan bagi para pegawai yang merokok, adanya taman ini juga memiliki manfaat yang besar. Mereka yang semula kadang melakukan aktifitas merokok di ruangan tunggu depan TV ataupun di dapur (karena tidak boleh merokok dalam ruangan kerja yang full AC), kini memiliki tempat yang adem untuk aktifitas mereka.

Duduk merokok di taman ini sembari berbincang dengan sesama pegawai lainnya tidak akan diprotes oleh pegawai-pegawai lain yang tidak merokok. Namun, perlu diingat bahwa refreshing yang dilakukan di kantor merupakan selingan yang seyogyanya bukan merupakan aktifitas utama para pegawai di kantor. Jangan sampai menyita waktu untuk bekerja dan melakukan kewajiban kita sebagai pegawai Kantor Kementerian Agama. (kp/skw)