Manusia merupakan makhluk yang rapuh dan bisa dirundung kegelisahan kapan saja. Tentu tiap orang bisa saja dirundung galau dan gelisah yang membuat hati kita tidak tenang. Banyak alasan yang membuat hati kita menjadi gelisah, kebanyakan tentunya karena urusan duniawi, entah itu masalah ekonomi, pekerjaan atau terdapat masalah dengan keluarga dan teman. Hal-hal semacam ini bisa membuat kita kepikiran yang membuat kita menjadi khawatir, resah dan gelisah dan bisa berakibat pada munculnya stress pada pikiran kita.

Jika hal semacam ini melanda kita, salah satu cara paling ampuh adalah dengan berdoa. Berdoa merupakan salah satu jalan dari segala masalah kita, dengan meminta kepada Allah SWT untuk diberikan ketenangan pada hati, jiwa dan pikiran kita. Kegelisahan biasanya tidak ditunjukkan secara fisik. Penyakit galau dan gelisah melanda pada hati dan pikiran yang tidak nampak yang membuat kita tidak merasakan bahagia. Mengatasi rasa gelisah bisa dilakukan dengan beberapa cara dengan mendekatkan diri pada Allah, bisa dengan membaca Al-Qur’an, mengambil air wudhu dan tentu saja dengan berdoa meminta langsung pada Allah SWT. dengan doa yang dilafadzkan saat hati gelisah agar hati dan pikiran kita menjadi tenang dan tentram.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

Selain doa meminta agar hati tenang tersebut, terdapat juga bacaan doa yang juga berfungsi untuk memohon ketenangan hati agar tidak menjadi malas dan tidak gelisah dari hal hal seperti hutang atau ancaman orang lain. Ini bacaan doa agar hati menjadi tenang :

الّلهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَاْلعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”

Nah, itu mengenai bacaan doa agar hati tenang dan tidak gelisah serta galau. Doa-doa tersebut dibaca untuk menghilangkan rasa gelisah dan resah dari hati dan pikiran kita. Manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah, sebagai mahkluk tentunya membutuhkan sang pencipta (khalik), karena manusia diciptakan dengan segala kekurangan dan kelemahan. Oleh karena itu, manusia membutuhkan pertolongan Allah Swt. Kebutuhan ini melahirkan suatu keyakinan, bahwa Allah akan menolong dirinya dari berbagai kesulitan. Wahai saudarku, tanpa diminta pun, Allah selalu memberikan segala kebutuhan kita, dan memberi rezeki. Tetapi, kita diperintahkan oleh Allah untuk memohon dan meminta kepada-Nya. Memohon dan meminta sering kali kita sebut dengan "Doa".

Berdoalah wahai saudaraku......

Doa merupakan senjata yang paling dahsyat bagi orang beriman, aktivitas ibadah yang mudah dilakukan. Betapa dahsyatnya kekuatan doa yang dilantunkan oleh orang-orang yang yakin, bahwa Allah akan mengabulkan segala doa-doanya. Banyak contoh dari orang-orang terdahulu, bagaimana lantunan doa dapat mengubah sesuatu yang mustahil dapat dilakukan, tentu hal itu adanya kekuatan dari Allah Swt, Zat Yang Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Oleh sebab itu, manusia diperintahkan untuk berdoa kepada-Nya. Doa yang dihiasi dengan sikap merendah disertai dengan pengaharapan dan keyakinan, bahwa doanya dapat dikabulkan. Coba Anda simak firman Allah Swt, bagaimana manusia diperintahkan untuk berdoa.

"Dan Tuhanmu berfirmaan, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan  diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina'." (Al-Mukminun: 60)

Mungkin Anda mengetahui ayat di atas, dan mungkin hafal di luar kepala. Tapi, apakah Anda  meyakini seratus persen dengan apa yang difirmankan Allah? Ini sebuah keyakinin kawan, bagaimana kita yakin kepada Allah, Zat Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui segala isi hati.

Yakinlah, doamu pasti akan terkabul

Banyak sekali contoh orang-orang yang diijabah doanya. Bagaimana Nabi Ayyub sembuh dari penyakit kulitnya, Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan Paus, dan Nabi Ibrahim selamat dari kobaran api, itu semua karena mereka sangat yakin, bahwa Allah akan mengabulkan doanya. Selain itu, banyak pula  orang-orang selain para nabi yang dikabulkan doanya. Berdoalah kamu kepada Allah dan yakinilah akan dikabulkan, ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari orang yang hatinya lalai. (HR. At-Tirmidzi, Sunan Attirmidzi, V: 517, At-Thabrani, Al-Mu'jamul ausat, V: 211)

Jika hatimu khusyu dan yakin akan dikabulkan, pasti Allah akan mengabulkan doamu. Sebaliknya, jika hatimu lalai ketika berdoa. Maka, Allah tidak akan mengabulkan doamu.

Kuncinya adalah yakin....

Allah Swt mengabulkan doa Nabi Zakaria ketika beliau sudah berusia lanjut, setelah sekian lama beliau berdoa kepada Allah, akhirnya Allah memperkenankan doanya dengan mengaruniakan seorang anak bernama Yahya yang juga seorang nabi, subhanallah. Sebuah doa yang indah, bagaimana kesabaran dan keyakinan beliau dalam berdoa. Apakah Anda yakin akan dikabulkannya doa? Untuk menguatkan keyakinan Anda dengan terkabulnya doa, saya paparkan perkataan dari seorang ulama Tabi'in tentang terkabulnya doa iblis laknatullahSufyan bin Uyainah Rahimahullah mengatakan, "Jangan takut bila Allah tidak akan mengabulkan doamu, karena Dia mengetahui kejelekan yang ada padamu, sebab Dia telah mengabulkan doa dari makhluk-Nya yang paling jelek, yaitu Iblis terlaknat, ketika Iblis berkata : "Beri tangguhlah aku sampai waktu mereka dibangkitkan" (Al-Araf: 14)

Allah pun mengabulkan permintaan Iblis ini dan berfirman, "Sesungguhnya kamu termasuk yang akan diberi tangguh." (Al-Araf: 15)" Permohonan iblis saja dikabulkan Allah, tidakkah Dia juga mengabulkan  doa Anda? Sudah saatnya kita senantiasa berdoa kepada Allah dengan penuh keyakinan, bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang beriman kepada-Nya, kemudian tanamkan dalam diri Anda, hanya kepada Allah sajalah tempat bergantung dan  meminta segala sesuatu. Dengan demikian hatimu menjadi tenang.(Dina/skw)