Perayaan peringatan Hari Ibu ke-86 di Kota Pontianak berlangsung meriah. Sekitar 400 ibu tampil anggun dengan busana nasional, memenuhi Aula Rumah Jabatan Walikota, Jalan Abdurrahman Saleh Nomor 58 Pontianak, Senin (22/12/2014).

Dipimpin Inspektur Upacara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Hj. Lismaryani Sutarmidji. Dalam sambutan tertulisnya, istri dari Walikota Pontianak, H. Sutarmidji ini mengajak kaum ibu untuk turut berperan aktif dalam berbagai sektor kehidupan.

Peringatan Hari Ibu diharapkan bisa menjadi momentum mendorong meningkatkan kesetaraan gender dalam mengisi kemerdekaan serta pembangunan yang berkelanjutan, demi mewujudkan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ujarnya dihadapan ratusan ibu-ibu serta undangan.

Lanjut ibu berjilbab ini, kaum perempuan maupun laki-laki pada hakikatnya memiliki tanggung jawab dan kesetaraan yang sama dalam berpartisipasi untuk mewujudkan demokrasi dan pembangunan Indonesia seutuhnya.

Oleh karena itu Peringatan Hari Ibu tahun 2014 ini diselenggarakan dengan tema: Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan dan Berkeadilan Menuju Indonesia Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, tuturnya. Terkait dengan tema tersebut, peran perempuan dalam mewujudkan demokrasi telah terlihat jelas dengan meningkatnya jumlah keterwakilan perempuan.

Dengan peringatan Hari Ibu ini juga membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang mendorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Hal ini membuktikan, jika perempuan diberi peluang dan kesempatan maka mereka pun juga mampu meningkatkan kualitas kehidupanya secara mandiri, Yakinnya.

Usai acara pokok, Walikota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, peran seorang ibu sangat fundamental dalam membangun karakter siapapun manusia yang ada di muka bumi ini. Karenanya, peran ibu sangat menentukan karakter anak yang diasuhnya. Sosok seorang ibu bisa mempengaruhi akan jadi apa ke depannya anak di bawah asuhan, binaan dan kasih sayangnya.

Untuk itu, hubungan antara anak dan ibu harus dijaga dengan baik, dengan kelembutan, keharmonisan dan dengan kasih sayang, jelasnya. Momentum Hari Ibu ke-86, pejabat nomor satu di Kota Pontianak ini mengajak kepada semua, sebagai anak hendaknya semakin menghormati dan memberikan kasih sayang kepada ibu, begitu pula sebagai seorang ibu hendaknya mampu melaksanakan perannya yang sangat vital dalam membentuk karakter sang anak.

Tentunya karakter itu bisa dibentuk dengan kasih sayang, ketulusan. Sehingga dari segi intelektualnya bagus, begitu juga dari sisi etika, akhlak dan lainnya juga akan bagus, jelasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Pontianak beserta istri, Ketua DPRD, Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, serta Perwakilan organisasi Wanita se Kota Pontianak.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, hadir Kasubbag Tata Usaha, H. Abdulbar, S.Ag., M.Pd beserta istri. Turut hadir pula penyuluh fungsional Agama Islam, Baitin Nur, S.Ag, Eva Afifah Muyassarah, S.Ag dan Drs. H. Ibnu Masykur yang dipercayakan sebagai pembaca doa.

Sementara Pelaksana Seksi PAI, Sumiati. J, S.Sos.I., M.Si mendapat tugas sebagai seksi Penyambut tamu.*(Sumi/Ptk)