Bengkayang - Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Satuan Pendidikan, USBN mulai dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2016/2017 untuk beberapa mata pelajaran salah satunya Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.

Untuk memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun Pelajaran 2018/2019 tingkat SMA/SMK, Uyung Yuliza, S.Pd.I, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang melaksanakan monitoring USBN PAI yang bertempat di SMKN 1 Sungai Raya pada Kamis, 14 Maret 2019.

Uyung Yuliza mengatakan tujuan dari monitoring USBN PAI ini untuk mengetahui permasalahan/kendala yang ditemui dalam pelaksanaannya berikut tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemeriksaan, dan mengevaluasi kinerja satuan pendidikan berdasarkan hasil penilaian pendidikan agama Islam.

“Monitoring USBN PAI ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan atau kendala yang ditemui dalam pelaksanaannya, dan juga mengevaluasi kinerja satuan pendidikan berdasarkan hasil penilaian pendidikan agama Islam,” imbuhnya.

Pelaksanaan USBN PAI pada umumnya sudah berjalan dengan yang diharapkan, penekanan terhadap integritas selalu disampaikan kepada siswa yang mengikuti ujian. Pendidikan agama Islam di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah maka dilaksanakanlah evaluasi Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI). (S2p/bky)