MEMPERTAHANKAN RAMADHAN

Ramadhan telah berlalu dan saat ini kita tengah berada dibulan Syawal sebagai hari raya umat Islam. Setiap menyambut 1 Syawal pasti akan terasa berbeda karena umat Islam digiring untuk melatih diri, mengendalikan hawa nafsu, dan mengasah lebih intens kepekaan sosial lewat Ramadhan. Madrasah Ramadhan. Sedih atau gembira, senang atau tidak, bulan yang banyak istilah dilekatkan padanya harus dilewati.

Pentingnya Moderasi Beragama Di Indoensia

Masyarakat Indonesia itu identik dengan perbedaan. Terlalu banyak perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia. Ada perbedaan Suku, budaya, adat istiadat, bahasa, agama dan bahkan pilihan politik. Perbedaan itu kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi kekayaan atau rahmat bagi Indonesia. Tetapi sebaliknya perbedaan itu bisa menjadi  ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita ambil contoh adanya perbedaan agama. Di Indonesia ada Enam Agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghuchu.

Pola Pembelajaran Ketika Dilanda COVID-19

Pola adalah bentuk atau model ( atau, lebih abstrak, suatu set peraturan ) yang bisa dipakai untuk membuat atau untuk menghasilkan suatu atau bagian dari sesuatu, atau dengan kata lain pola adalah cara yang digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dan mendinamisasikan proses belajar mengajar. Pola bisa disebut juga dengan metode. 

Sumber Daya Agama Dalam Peace Building

Diksi Sumber Daya Agama jarang didengar atau mungkin juga karena saya yang di pedalamaan kurang banyak baca. Yang sering terdengar adalah Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Tetapi ketika mengikuti Forum Diskusi dalam rangka Diklat Jarak Jauh (DJJ) yang digagas oleh Balai Diklat Jakarta tentang Moderasi Beragama muncul istilah yang sangat menarik yaitu Sumber Daya Agama. Diksi ini menarik untuk digali dan direnungkan apalagi dalam konteks pembicaraan mengenai Agama dan Bina Damai (peace building).

Takut  Adalah Ujian

Sholihin H.Z.**

Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar (Qs. al-Baqarah/2: 155).

Makna “Kami” dan “Aku”

Pentingnya Wawasan Kebangsaan Bagi Penyuluh Agama

Penyuluh Agama adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan bimbingan dan penyuluhan di bidang agama dan pembangunan dalam bahasa Agama   kepada masyarakat atau lebih konkret lagi yang disebut dengan Kelompok Binaan. Landasan eksistensi Penyuluh Agama di Indonesia adalah Keppres No.87 Th. 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional; Kep Menkowasbangpan No.54/Kep.Waspan/9/99; Keputusan Bersama Menteri  Agama dan Kepala BKN No.574 dan 178 Tahun 1999.

Angkuhmu, Corona-KU

Umat manusia hari ini benar-benar dibuat terpana dengan kondisi saat ini, umat manusia saat ini benar-benar dibuat tidak berdaya, perekonomian ambruk, lalu lintas perdagangan terhenti, para pengambil kebijakan di masing-masing negara dihentakkan naluri kepemimpinannya untuk mengambil keputusan yang terbaik dan aspiratif, bahkan sekedar untuk komunikasi dengan tatap muka antara satu dengan lainnya sesama kita juga sudah diatur.

Mengapa Kita Dilarang Oleh Agama, Fakta dan Tinjauan Ilmiah (1 dari 3 tulisan)

Tulisan berikut ini penulis sarikan dari karya Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad (Guru Besar Biofisika dan Kedokteran). Buku yang beliau tulis al-I’jaz al-‘Ilmi fi al-Tasyri’ al-Islami yang kemudian diterjemahkan dengan judul PANTAS KITA DILARANG, MENGERTI MUKJIZAT ILMIAH DI BALIK APA SAJA YANG DIHARAMKAN DALAM SYARIAT ISLAM. Diterbitkan al-Qalam,  cetakan: I/2016. Tulisan miring bagian akhir tulisan ini adalah tambahan dari penulis.

Halaman-halaman